Bangkitnya Pelaku UMKM di Papua

0
253
Advertisementhosting terbaik

BLOGGERPAPUA.OR.ID – Jayapura, 2 Mei 2019  Dalam perkembangan zaman yang bigitu pesat tanpa kita sadari pertumbuhan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menegah) terus bertambah kian harinya.

Dikutip dari website kominfo.go.id fokus pembangunan pemerintah saat ini. Pemerintah sepakat bahwa UMKM Usaha Mikro Kecil dan Menegah) harus dilindungi, karena merupakan salah satu inti dalam ketahanan ekonomi Indonesia.

“Sudah jelas, arah pembangunan pemerintah, affirmative policy-nya ditujukan untuk UMKM. Harus dilindungi, karena suka tidak suka, UMKM adalah core ketahanan ekonomi kita,” kata Rudiantara, Mentri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia  saat menghadiri Forum Dialog Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Menara Bidakara, Jakarta (10/11).

Sejalan dengan itu Kota Jayapura sebagai ibu kota propinsi papua dan juga baromenter bagi seluruh kabupaten di Papua mulai  Mendorong pertumbuhan Pengusaha Muda di Tanah Papua dengan menghadirkan Program Pendampingan Kewirausahaan berbasis Kurikulum Internasional.

Program ini sendiri dipelopori oleh Prudential Indonesia, Prestasi Junior Indonesia (PJI) dan Pemerintah Kota Jayapura

Rangkian program dimulai dengan Value Chain Analysis, yang meliputi peliputan dan pengempulan data dilapangan serta membuat pemetaan stakeholder guna pemahaman yang lengkap mengenai kodisi rill social yang ada dikota jayapura.

Setelah mendapatkan informasi, data dari Value Chain Analysis, dimanfaatkan untuk menyusun kurikulum  dan sejumlah modul pembelajaran kewirausahaan yang akan diberikan kepada peserta,

meliputi pembelajaran motivasi bisnis, leterasi kuangan, dan business model canvas. tahapan ini di kemudian di ikuti dengan proses pelatihan empat orang coach yang akan membantu proses pembelajaran.

Berikutnya adalah Outreach, meliput penyebarluasan informasi kepada calon penerima manfaat dan pemangku kepentingan, penyebaran informasi dilakukan beragam media serta melibatkan pemerintah, gereja, kantor desa, dan influencer lokal.

dari penyebaran informasi ini mendapat respon dan antusiasme yang luar biasa dari kaum muda di kota jayapura sebanyak 209 peserta terdaftar, pendaftar-pandaftar awal ini berasal dari beberapa distrik di kota jayapura hingga kabupaten jayapura antara lain; Abepura, Heram, Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Depapre, Sentani Barat, Sentani Tengah, Sentani Timur dan Waibu.

Setelah melakukan verifikasi, sebanyak 114 peserta dinyatakan lolos untuk mengikuti proses pelatihan. Pelatihan pertama adalah lokakarya kewiraushaan yang dilakukan untuk menyediakan pemahaman dasar mengenai kewirauahaan. di akhir pelatihan para peserta akan diseleksi lagi menjadi 86 peserta untuk mempersentasikan ide bisninya yang akan dikembangkan.

Dari hasil Vlue Chain Analysis awal, pemahaman yang memadai mengenai pengelolaan uang juga menjadi isu yang perlu diangkat dalam program ini. terseleksi lagi 79 peserta menerima wawasan tersebut melalui pelatihan leterasi keuangan.

Usia kegiatan, 79 peserta dilibatkan kembali dalam Business Model Canvas untuk menyusun strategi bisnis yang akan dikembangkan. di akhir kegiatan seluruh peserta mengumpulkan proposal rencana bisnis sebagai bahan penilaian untuk menyeleksi peserta terbaik yang akan masuk ke tahapan berikutnya.

Pada akirnya terpilih 60 calon pengusaha muda terbaik. mereka terdiri dari 18 laki-laki dan
42 perempuan, dengan rentang 18-35 tahun. Sejumlah sektor usaha yang dikembangkan oleh peserta antara lain, perdagangan, peternakan, fashion, kerajinan, jasa dan kuliner.

Dalam prosesi inaugurasi (Pengukuhan) 60 Calon pengusaha muda di aula kantor  wali kota jayapura, Rinaldi Mudahar, Country CEO, Community Investment Prudential Indonesia menjelaskan, “Program Pendidikan Kewirausahaan Kaum Muda ini sejalan dengan fokus perusahaan yaitu “We DO Good” (komitmen untuk mewujudkan kebajikan dan memberdayakan masyarakat).

Beragam kegiatan tanggung jawab sosial telah kami jalankan selama lebih dari 18 tahun, dan sejak 2018 kami melebarkan jangkauan geografis program berkesinambungan kami dengan mendukung wilayah Indonesia Timur, khususnya Papua.

Melalui pilar ‘Pemberdayaan Indonesia Timur’, Prudential Indonesia memberikan dukungan solusi atas tantangan-tantangan sosial di masyarakat Indonesia Timur. Secara spesifik, Rinaldi menyebutkan sasaran yang dituju adalah akselerasi pertumbuhan ekonomi di wilayah Papua.

“Bersama Prestasi Junior Indonesia, sejumlah program telah mulai dijalankan, antara lain Pendidikan Kewirausahaan Kaum Muda untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kewirausahaan khusus untuk generasi muda Papua,” ujarnya.

Senada dengan itu Siddharta Moersjid, Chairman of the National Board Prestasi Junior Indonesia menjelaskan, “Generasi muda Jayapura sangat potensial untuk menjadi pengusaha, tercatat ada 18 ribu UMKM di Jayapura pada tahun lalu.

Untuk terus mengoptimalkan potensi ini, kita perlu melakukan pembinaan yang tepat, terpadu dan berkelanjutan. Pandangan mengenai wirausaha sebagai pilihan sumber pendapatan berkelanjutan juga perlu diedukasi kepada kaum muda.

Bisnis yang dikembangkan secara konsisten tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi bagi diri sendiri, keluarga, bahkan komunitas sekitar.”

“Pengusaha muda terpilih akan dibina secara intensif selama 9 bulan oleh coach PJI dan mentor pengusaha profesional melalui program kewirausahaan yang diadopsi dari Junior Achievement Worldwide di Amerika Serikat.

Sejumlah modul, alat dan metode pembelajaran telah diadaptasi khusus untuk Prudential Indonesia demi memenuhi kebutuhan kaum muda di Jayapura,” tambahnya.

Di sela-sela inaugurasi, DR. Drs. Benhur Tommy Mano, MM, Wali Kota Jayapura turut menyampaikan dukungannya terhadap program ini. “Kami mengapresiasi inisiatif Prudential Indonesia dalam menghadirkan program Pendidikan Kewirausahaan Kaum Muda yang makin melengkapi upaya kami dalam mengurangi tingkat kemiskinan dan angka pengangguran melalui penciptaan lapangan kerja dari sektor usaha mikro, kecil dan menengah.

Pertumbuhan ekonomi dari sektor ini pula diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi penerimaan pendapatan asli daerah. Selamat bagi 60 kaum muda Jayapura yang telah terpilih dan dikukuhkan hari ini.

Gali terus potensi lokal dan berdayakan pula lingkungan di sekitarmu. Kobarkan semangat wirausahamu dan tetaplah optimis. Bersama kita bangun kota kita tercinta, Jayapura, dan tanah Papua menjadi lebih baik!” serunya.

“Ke depannya, para peserta program dapat memberikan efek snow ball dengan menginspirasi sekitarnya dan diharapkan mampu membantu pemerintah mencapai target pembangunan ekonomi Indonesia, salah satunya yaitu target pencapaian minimal 4% pertumbuhan pengusaha baru dari jumlah penduduk yang ada. Hal ini penting sebagai dukungan kepada Indonesia untuk masuk dalam 10 besar negara-negara ekonomi di Asia dan Indonesia Emas pada 2045,” tutup Rinaldi.


  1. https://kominfo.go.id/content/detail/8352/menkominfo-pemerintah-fokus-kembangkan-umkm/0/berita_satker
  2. https://kabarpapua.co/hingga-2018-ada-18-ribu-pelaku-umkm-di-kota-jayapura/
  3. https://ekonomi.kompas.com/read/2018/07/10/200246326/umkm-mampu-dongkrak-pertumbuhan-ekonomi
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.